Kebiasaan sehari-hari
Duduk lama di depan laptop dan pengaruhnya pada tulang belakang
Duduk berjam-jam menambah beban pada bantalan tulang belakang. Beberapa penyesuaian kecil bisa mengurangi risikonya.
Banyak pasien usia produktif datang dengan nyeri leher dan pinggang tanpa riwayat cedera. Setelah ditelusuri, mereka duduk enam sampai sepuluh jam sehari dan jarang berdiri.
Mengapa duduk lama menjadi masalah
Saat duduk membungkuk, tekanan pada bantalan tulang pinggang lebih besar daripada saat berdiri. Otot punggung dan perut juga tidak bekerja, sehingga lama-kelamaan melemah. Kepala yang condong ke arah layar menambah beban pada leher.
Mengatur meja kerja
- Bagian atas layar sejajar dengan mata.
- Siku membentuk sudut sekitar 90 derajat dan lengan bawah bertumpu di meja.
- Telapak kaki menapak rata di lantai.
- Punggung bawah bersandar. Bila kursi tidak menopang, gunakan bantal kecil.
Bila bekerja dengan laptop, layar tambahan atau penyangga laptop dengan keyboard terpisah sangat membantu.
Jeda lebih penting daripada posisi sempurna
Tidak ada posisi duduk yang baik untuk dipertahankan berjam-jam. Berdirilah setiap 30-45 menit, berjalan sebentar, atau lakukan peregangan ringan. Pengingat di ponsel bisa membantu membentuk kebiasaan ini.
Kapan perlu diperiksa
Periksakan diri bila nyeri menjalar ke lengan atau tungkai, disertai kesemutan, atau tidak membaik setelah dua sampai tiga minggu memperbaiki kebiasaan duduk.
Informasi di halaman ini bersifat umum. Angka waktu dan pemulihan adalah kisaran yang lazim dan dapat berbeda pada tiap pasien. Keputusan tindakan ditentukan setelah pemeriksaan langsung.
Ingin berkonsultasi langsung?
Kirim pesan lewat WhatsApp untuk menanyakan jadwal atau membuat janji. Pesan dibalas pada jam praktik.
Konsultasi via WhatsAppArtikel lain
Bacaan berikutnya
Nyeri pinggang: kapan cukup istirahat dan kapan perlu ke dokter
Sebagian besar nyeri pinggang membaik sendiri. Kenali tanda yang menunjukkan Anda sebaiknya segera diperiksa.
Tanda skoliosis pada remaja yang bisa dikenali orang tua
Skoliosis sering tidak menimbulkan nyeri sehingga terlambat diketahui. Ada pemeriksaan sederhana yang bisa dilakukan di rumah.