dr. Raka AdiwangsaDokter Spesialis Ortopedi, Konsultan Tulang BelakangKonsultasi

Skoliosis

Tanda skoliosis pada remaja yang bisa dikenali orang tua

Skoliosis sering tidak menimbulkan nyeri sehingga terlambat diketahui. Ada pemeriksaan sederhana yang bisa dilakukan di rumah.

Ditulis oleh dr. Raka Adiwangsa, Sp.OT(K)1 menit baca

Ilustrasi tulang belakang yang melengkung ke samping

Skoliosis paling sering muncul pada usia 10-15 tahun, ketika anak tumbuh dengan cepat. Karena jarang menimbulkan nyeri, kelengkungan sering baru disadari saat sudah cukup besar.

Yang perlu diperhatikan

Minta anak berdiri tegak tanpa baju atasan, lalu perhatikan dari belakang:

  • Tinggi kedua bahu tidak sama.
  • Salah satu tulang belikat lebih menonjol.
  • Lekuk pinggang kiri dan kanan tidak simetris.
  • Panggul tampak miring.

Tes membungkuk

Minta anak membungkuk ke depan dengan lutut lurus dan kedua tangan menggantung. Lihat punggungnya dari belakang. Bila salah satu sisi punggung tampak lebih tinggi, sebaiknya periksakan ke dokter.

Apa yang dilakukan dokter

Dokter akan mengukur sudut kelengkungan dengan rontgen seluruh tulang belakang. Penanganan bergantung pada besar sudut dan sisa masa pertumbuhan anak:

  • Kelengkungan ringan dipantau setiap 4-6 bulan.
  • Kelengkungan sedang pada anak yang masih tumbuh ditangani dengan brace.
  • Kelengkungan berat dapat memerlukan operasi.

Yang sering disalahpahami

Tas sekolah yang berat dan posisi duduk yang buruk tidak menyebabkan skoliosis. Pada sebagian besar kasus penyebab pastinya tidak diketahui. Olahraga tetap dianjurkan, termasuk bagi anak yang memakai brace.

Informasi di halaman ini bersifat umum. Angka waktu dan pemulihan adalah kisaran yang lazim dan dapat berbeda pada tiap pasien. Keputusan tindakan ditentukan setelah pemeriksaan langsung.

Ingin berkonsultasi langsung?

Kirim pesan lewat WhatsApp untuk menanyakan jadwal atau membuat janji. Pesan dibalas pada jam praktik.

Konsultasi via WhatsApp

Artikel lain

Bacaan berikutnya

Semua artikel
WhatsApp